Apa Kabar Yogyakarta – Langkah inovatif dilakukan oleh pengurus Masjid Nurul Hidayah dengan meresmikan unit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang dikelola jamaah. Kehadiran UMKM ini diharapkan menjadi wadah pemberdayaan ekonomi sekaligus memperkuat kemandirian masyarakat sekitar masjid.

Peresmian berlangsung meriah dengan dihadiri tokoh agama, perwakilan pemerintah daerah, serta warga setempat. Dalam sambutannya, ketua pengurus masjid menekankan bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai pusat ibadah, tetapi juga bisa menjadi motor penggerak kesejahteraan umat. “Melalui UMKM ini, kami ingin menghadirkan manfaat nyata bagi jamaah dan warga sekitar. Masjid menjadi rumah ibadah sekaligus pusat pemberdayaan ekonomi,” ujarnya.
Baca Juga : Pemerintah Kota Yogyakarta Mendukung Pelayanan Publik Bebas Korupsi
UMKM Masjid Nurul Hidayah menghadirkan berbagai produk, mulai dari kuliner tradisional, kebutuhan harian, hingga kerajinan tangan. Produk-produk tersebut dikelola oleh kelompok jamaah yang telah mendapat pelatihan dasar kewirausahaan dari lembaga pendamping. Dengan sistem koperasi sederhana, keuntungan usaha akan dikembalikan untuk kepentingan bersama, termasuk kegiatan sosial dan pemeliharaan masjid.
Pemerintah daerah menyambut baik inisiatif ini dan menilai program UMKM berbasis masjid dapat menjadi contoh bagi wilayah lain. “Konsep ini sejalan dengan upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat. Masjid sebagai pusat kegiatan umat memiliki potensi besar untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan,” kata salah satu pejabat daerah yang hadir dalam peresmian.
UMKM Berbasis Masjid, Nurul Hidayah Perkuat Ekonomi Masyarakat
Warga sekitar pun antusias mendukung keberadaan UMKM ini. Mereka tidak hanya sebagai pembeli, tetapi juga sebagai pelaku usaha. Beberapa jamaah yang sebelumnya berjualan kecil-kecilan kini bisa berkolaborasi di bawah naungan UMKM masjid, sehingga lebih terorganisir dan memiliki akses pasar yang lebih luas.
Selain membuka peluang usaha, UMKM ini juga diproyeksikan menciptakan lapangan kerja baru. Khususnya bagi pemuda dan ibu rumah tangga di sekitar masjid. Kehadiran usaha bersama ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi masyarakat dapat meningkatkan kesejahteraan tanpa harus meninggalkan nilai keagamaan.
Dengan peresmian ini, Masjid Nurul Hidayah menunjukkan bahwa peran masjid bisa meluas menjadi pusat kegiatan ekonomi umat yang berdaya dan berkelanjutan. Harapannya, keberadaan UMKM tersebut mampu mendorong masyarakat lebih mandiri, sejahtera, dan tetap menjaga semangat kebersamaan.












