Apa Kabar Yogyakarta — Menjelang libur akhir tahun 2025, geliat pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mulai menunjukkan tren peningkatan. Sejumlah pelaku industri pariwisata mencatat kenaikan pemesanan paket wisata, hotel, dan layanan transportasi, menandakan bahwa Yogyakarta masih menjadi destinasi favorit wisatawan domestik maupun mancanegara.

Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA DIY) melaporkan bahwa minat wisatawan terhadap paket wisata akhir tahun meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pemesanan Paket Wisata Mulai Meningkat
Ketua ASITA DIY, Suhartono, mengungkapkan bahwa tren pemesanan paket wisata untuk periode Desember 2025 sudah menunjukkan pergerakan positif sejak awal November.
“Pemesanan paket wisata mengalami peningkatan sekitar 20–30 persen. Destinasi seperti Malioboro, Kawasan Sleman, Gunungkidul, dan Kulon Progo masih menjadi favorit,” ujarnya.
Menurutnya, beberapa paket yang paling diminati wisatawan mencakup wisata alam, wisata edukasi, hingga paket wisata budaya yang menawarkan pengalaman menyaksikan pertunjukan tradisional dan kunjungan ke desa wisata.
Baca Juga : KAI Daop 6 Yogyakarta Berikan Diskon 30 Persen pada Libur Nataru 2025/2026
Hotel dan Transportasi Mulai Kebanjiran Reservasi
Selain travel agent, sejumlah hotel di Yogyakarta juga mulai melaporkan peningkatan okupansi. Banyak wisatawan melakukan pemesanan lebih awal untuk mengantisipasi lonjakan tarif menjelang pergantian tahun.
Manajer salah satu hotel di kawasan Malioboro, Dewi Lestari, mengatakan okupansi hotelnya sudah mencapai lebih dari 70 persen.
“Kami optimistis okupansi bisa penuh saat libur Natal dan Tahun Baru. Tren pemesanan awal ini menunjukkan kepercayaan wisatawan terhadap Yogyakarta tetap tinggi,” katanya.
Layanan transportasi seperti sewa kendaraan dan shuttle wisata juga diprediksi akan mengalami peningkatan permintaan.
Dukungan Event dan Aktivitas Akhir Tahun
Peningkatan minat wisatawan ini turut didorong oleh rangkaian event akhir tahun yang digelar di berbagai titik kota, termasuk festival seni, pertunjukan musik, pasar malam, hingga agenda budaya di kawasan Keraton dan Taman Sari.
Dinas Pariwisata DIY menyebut bahwa penyelenggaraan event tematik akhir tahun turut menjadi magnet utama wisatawan.
“Kami menyiapkan sejumlah event besar untuk memastikan wisatawan punya banyak pilihan aktivitas. Harapannya, pergerakan ekonomi masyarakat ikut meningkat,” ujar Kepala Dinas Pariwisata DIY, Ari Wibowo.
Pelaku Wisata Optimistis
Pelaku industri pariwisata di Yogyakarta berharap tren positif ini terus berlanjut hingga akhir Desember 2025. Dengan kondisi pariwisata yang semakin pulih, mereka optimistis sektor ini mampu memberikan kontribusi besar bagi perekonomian daerah.
“Yogyakarta selalu punya daya tarik yang tidak pernah habis,” tambah Suhartono.












